Tips Mendesain Interior dan Furniture untuk Hunian Mungil

“Love grows best in little houses, with fewer walls to separate. Where you eat and sleep so close together, you can’t help but communicate” Sebuah kutipan dari seorang penyanyi kebangsaan Amerika, Doug Stone. Tinggal di hunian mungil menciptakan keintiman sendiri terhadap keluarga didalamnya. Karena mungil, interaksi dan komunikasi antar penghuni rumah juga lebih mudah tercipta. Mendesain rumah atau apartemen mungil juga membutuhkan trik tersendiri agar rumah tidak terasa sempit dan setiap sudut ruang dapat dimanfaatkan secara efektif.

Rumah Mungil

Multi-purpose Furniture pada Kamar Tidur

Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan dalam memilih furniture pada ruangan yang cenderung sempit adalah mengatur penyimpanan secara vertikal dibanding horizontal. Seperti rak dan lemari penyimpanan yang di bangun setinggi plafon pada image kamar tidur diatas. Meja nakas yang biasanya di tempatkan di sisi kanan dan kiri tempat tidur diganti dengan lemari setinggi plafon yang memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih banyak. Konsep multi-purpose furniture yang dapat kita terapkan pada kamar tidur dalam hunian mungil. Meja, lemari, rak yang menjadi satu kesatuan dengan tempat tidur dan bedrest.

Permainan Warna pada Ruang Makan dan Dapur

 

Keterbatasan luas area bangunan membuat desain dapur biasanya juga sederhana yang terdiri dari sebuah straight kitchen island dan sebuah rak pada dinding. Menghindari pemasangan kitchen set yang rumit dengan banyak kabinet karena dapat membuat ruang dapur terasa sempit dan penuh. Pada rumah mungil, ruang makan biasanya terletak langsung berdekatan dengan dapur. Furniture dengan desain rangka yang slim dan high-polished dapat meningkatkan kesan ruang yang luas dan ringan. Tidak perlu takut untuk melakukan permainan warna pada ruang makan mungil anda. Walaupun luas ruang cenderung sempit bukan artinya kreatifitas desain dan material pada interior terbatas. Permainan blok warna dapat dilakukan dengan memilih penerapan warna yang berbeda dalam hue yang sama atau warna komplementer. Warna apapun itu akan terlihat cocok dan harmonis.

Trik Mezannine

Rumah yang dibangun di lahan yang benar – benar kecil idealnya dibangun dengan lebih tinggi atau memaksimalkan ruang vertikal. Misalnya membuat mezanine pada rumah kecil anda dibanding membuat dua lantai yang tertutup tanpa void yang hanya membuat rumah terasa lebih sempit. Mezanine tepat dibawah atap attic membuat setiap area vertikal bangunan dimanfaatkan dengan baik. Menjadikan mezanine sebagai zona privat misalnya kamar tidur juga merupakan ide menarik yang dapat diterapkan pada rumah mungil. Tingginya langit- langit juga membuat sirkulasi udara pada ruang lebih baik karena udara panas yang bersifat bergerak keatas akan baik dan terbuang melalu jendela pada lantai mezanine

Memanfaatkan Area dibawah Tangga

Area di bawah tangga setiap rumah biasanya menjadi area yang pasif dan tertutup namun, menjadikanya sebuah ruang tambahan baru dapay memberikan makna baru bagi area ini dan sudah pasti sebuah usaha memanfaatkan tiap area rumah kecil dengan efektif. Dapur di bawah tangga juga bisa menjadi pilihan, pastikan untuk menyediakan jendela agar asap hasil memasak atau udara panas tidak terjebak di bawah tangga dan membuat material penutup tangga hitam atau berjamur.

Kamar Mandi yang Slim dan Kreatif

Beberapa tips yang dapat diterapkan dalam mendesain kamar mandi yang kecil salah satunya adalah membuat pandangan mata tertuju kepada area shower yang clean pada saat membuka pintu kamar mandi. Partisi area shower dari kaca bening setinggi plafon membuat ruang terasa lebih luas. Refleksi pada kaca juga memberi kilau yang menciptakan efek dan dimensi tersendiri pada ruang yang sempit. Layout kloset, vanity dan shower yang diatur dalam satu garis lurus seperti ini juga dapat meningkatkan efisiensi kamar mandi yang sempit sehingga sirkulasi lebih maksimal. Kamar mandi yang cenderung kecil tidak lantas didesain tanpa permainan material apapun. Tekstur dan permainan warna dan material juga dapat diterapkan, pilihlan warna yang cenderung cerah sebagai aksen dan warna pucat seperti putih dan abu- abu sebagai warna general. Penggunaan cermin persegi panjang juga dapat menambah ilusi tinggi dan luas ruang.  Menggunakan tile dengan ukuran besar juga membuat ilusi ruang terasa lebih luas. Pilihlah homogenous tile untuk lantai atau dinding dengan ukuran yang cenderung besar hindari tile keramik yang kecil untuk lantai dan dinding.

Ruang Keluarga dengan Pencahayaan Alami Maksimal

Untuk ruang duduk ataupun ruang keluarga pada rumah mungil, maksimalkan  dengan  alami yang masuk ke ruangan dengan meletakan atau mengatur ruang duduk dengan jendela yang menghadap ke taman atau ke luar rumah. Cahaya yang terang akan membuat ruangan terasa lebih lowong. Menggunakan karpet setempat yang cukup lebar juga baik sebagai definisi ruang. Kurangi dekorasi yang tidak terlalu penting namun gantikan dengan tanaman hijau dalam pot yang membuat rumah terasa lebih homey dan sejuk

Apartemen

Tidak jauh berbeda dari rumah mungil, apartemen yang sempit juga bisa dibuat terasa lebih luas jika interiornya direncanakan dan ditata dengan baik. Namun terdapat beberapa perbedaan yang harus diingat, seperti misalnya perubahan desain dan interior yang tidak boleh permanen atau merusak struktur dari unit apartemen yang mungkin kedepannya akan disewakan atau dijual pada orang lain.

Furniture yang Esensial

Apakah pembaca familiar dengan kata hoarder? Hoarder adalah julukan dalam bahasa inggris untuk orang – orang yang senang menumpuk barang – barang yang tidak perlu dan selalu sayang membuang barang yang sudah tidak mereka gunakan. Dalam mendesain apartemen yang cenderung kecil seperti misalnya apartemen studio, pilihlah untuk menyimpan barang atau menggunakan perabot yang esensial. Tempat tidur, sofa, meja tengah, meja nakas dan kursi bar minimal dua untuk penghuni dan tamu adalah konfigurasi perabot yang cukup esensial. Dekorasi yang minimal dan elegan juga cocok bagi apartemen ukuran kecil. Gunakan karpet statement besar dan dekorasi cermin untuk menambah kesan luas pada ruangan.

Memanfaatkan Tiap Sudut ruang, Partisi Tidak Masif sebagai Definisi

Jika anda adalah orang yang tetap membutuhkan area yang benar- benar privat untuk bekerja dan dapat berkonsentrasi, memanfaatkan ruang sempit dengan jendela menghadap keluar apartemen seperti gambar diatas adalah ide yang menarik. Meja kerja kecil dapat diletakan di sudut dinding dengan tirai sebagai batas antara ruang kerja dan ruang tidur anda. Hal ini dapat menciptakan suasana kerja yang lebih fokus dan profesional. Cocok untuk kaum muda yang bekerja secara independen dari apartemen atau kamar mereka.

Cermin Besar sebagai Ilusi Ruang

Memiliki cermin dengan ukuran yang cukup besar dan meletakannya disalah satu sudut apartemen dapat digunakan sebagai trik klasik menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Refleksi dar cermin membuat kesan ruang imajiner tambahan bago apartemen anda yang cenderung kecil. Memilih tempat tidur yag kecil tanpa struktur rangka yang berlebihan juga membantu menyumbang area sirkulasi yang lebih besar. Gunakan karpet dan perabot yang rendah untuk membuat ruangan tidak sempit.

Sekian beberapa tips yang dapat dimanfaatkan dalam mendesain ruangan pada rumah dan apartemen mungil anda. Tidak perlu takut dan jadilah kreatif karena seperti pepatah bahwa tekanan dan batasan yang melatih otak kita untuk berpikir lebih kreatif dan menemukan banyak solusi yang inovatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Gratis