Desain Interior Industrial, Maskulin dan Menawan

Di zaman modern seperti saat ini, permintaan desain interior yang instagramable terus meningkat. Praktis, simple, ramping, serta permainan dalam warna adalah beberapa permintaan klien yang menginginkan desain interior rumahnya menjadi sempurna. Maka dari situlah muncul desain dengan gaya ‘ala’ industri. Lalu apakah yang dimaksud dengan gaya industri? Apakah desain interior akan sama dengan bangunan pabrik atau bangunan industri lainnya?

Jawabannya adalah tergantung dari permintaan klien. Banyak orang awam yang berpikir tentang gaya industri dan langsung dikaitkan dengan ruang loteng kecil dengan jendela hitam berbahan logam yang berukuran besar, potongan-potongan kayu yang diletakkan saja kedalam ruangan, serta dinding-dinding batu bata yang sengaja dibiarkan tanpa ada plesteran atau dikaitkan juga dengan bangunan pabrik dan gudang yang terkesan kaku dan kurang elegan. Banyak yang berpikir juga bahwa gaya industri hanya berlaku di daerah perkotaan. Namun jika diterapkan kedalam desain interior, gaya industrial justri bisa diterapkan di daerah manapun, baik perkotaan, pedesaan, pegunungan, atau daerah lainnya.

Lalu apa saja aspek yang membuat desain interior dengan gaya industri ini menjadi istimewa dengan banyak peminat? Karena itulah kami akan menjabarkan mengenai desain interior dengan gaya industrial.

Apakah Pengertian dari Gaya Industrial?

Mendengar kata Industrial sudah pasti mengacu pada pabrik dan bangunan industri lain. Ya, gaya industri ini mengambil inspirasi dari banyak elemen dari bangunan pabrik, gudang, dan bangunan industri lainnya. Detail gaya industri ini diambil dari dinding bata yang terekspose, elemen kayu dan logam, dan material-material yang didaur ulang.

Seperti namanya, gaya industri ini materialnya lebih awet bila dibandingkan dengan gaya lainnya. Tidak hanya itu saja, jika Anda menginginkan tampilan interior yang benar-benar unik dan memiliki inovasi-inovasi terkini, maka pilihan gaya desain interior ini bisa Anda terapkan.

Ketika akan merancang ruang dengan gaya industri, pilih perabot-perabot yang ringan dan ramping. Selain itu Anda juga dapat memilih perabot yang memiliki warna-warna netral dan alami.

Mengapa Banyak Orang yang Mencintai Gaya Desain Interior Industrial Ini?

Gaya Industrial yang diterapkan dalam desain interior ini bisa dibilang sangat fleksibel. Gaya ini lebih memperhatikan pada detail tekstur yang unik dengan bahan yang netral. Selain itu kita bisa dengan mudah memaikan pencahayaan, dekorasi, serta perabot kedalam suatu ruangan yang memiliki gaya industrial.

Desain interior gaya industrial ini termasuk yang ramah lingkungan bila dibandingkan dengan gaya lainnya. Pemasangan elemen-elemennya bisa didapat dari material daur ulang yang kemudian didesain seinovatif mungkin dapat menciptakan perabot yang memiliki keunikan tersendiri. Ketika ingin merancang ruangan dengan gaya industrial, maka tidak perlu repot memilirkan banyak aspek karena penekanan dari gaya ini adalah penggunaan material yang alami dan natural.

Bagaimana Sejarah Desain Industrial Ini Dimulai?

Gaya desain industrial ini termasuk gaya baru, karena baru dimulai sekitar abad ke-20. Tepat pada akhir era revolusi industri ke-2, tren gaya globalisasi ini semakin tampak jelas. Pada masa itu banyak bangunan-bangunan pabrik yang tutup, kemudian berpindah ke lokasi lain yang dirasa memiliki peluang yang lebih besar. Saat itulah kemudian banyak pabrik yang tutup dan terabaikan. Banyak banyak material didalam bangunan tersebut yang terabaikan dan tidak berfungsi. Jika dilihat kembali, material tersebut sebenarnya memiliki kualitas yang tinggi dan dapat dimanfaatkan kembali.

Waktu terus berjalan dan area pabrik yang tadinya kosong, kini berubah menjadi padat penduduk. Kota-kota sekitar sudah semakin padat sehingga banyak masyarakat pada waktu itu tidak memiliki tempat tinggal. Dari situlah mulai muncul inovasi untuk merubah kawasan industri menjadi bangunan perumahan, dengan melalui gentrifikasi.

Karena inovasi masyarakat sekitar dan pemikiran cerdas Arsitek pada masa itu dalam merancang bangunan, bangunan industri yang sudah lama tidak tersentuh masyarakatpun dapat diubah menjadi bangunan yang dapat dihuni kembali. Dari situlah kemudian gaya desain industri mulai populer di kalangan masyarakat luas di seluruh dunia. Salah satunya masuk hingga ranah desain interior bangunan.

Apa Saja Aspek Penting dari Gaya Desain Interior Industrial?

Bagi Anda yang menginginkan sebuah ruang dengan desain interior bergaya industrial, maka beberapa diantarnya perlu memperhatikan aspek penting dibawah ini:

  1. Dalam penggunaan material, sebisa mungkin hindari penggunaan material berbahan mewah yang akan diterapkan kedalam furniturnya. Sebaiknya pilih material dengan bahan perabot nuansa logam yang sederhana kedalam ruangan yang memiliki gaya desain industrial.Sebagai referensi material daya industrial, maka Anda dapat pergi ke toko bahan-bahan furnitur antik yang terbuat dari material besi, baja, tembaga, alumunium, dan kayu. Tekankan material tersebut kedalam ruangan Anda.
  2. Pemilihan warna yang perlu Anda perhatikan kedalam desain industri ini diantaranya adalah warna monokrom yang terdiri dari putih, abu-abu, dan hitam. Kemudian Anda bisa tambahkan sedikit nuansa warna gelap kedalam ruangan Anda. Berbeda dari gaya klasik yang bisa memiliki 2 karakter yaitu maskulin dan feminim, gaya industrial ini lebih condong terhadat karakter maskulin dikarenakan sejarahnya yang bersal dari bangunan industi. Maka dari itu, pilihlah warna-warna dekorasi yang kontras terhadap keseluruhan warna dalam ruangan tersebut sehingga karakter maskulin dan konsep industrial dapat terasa.
  3. Sesuai dengan asalnya, gaya desain interior industrial ini lebih menonjolkan bentukan garis-garis dan elemen menyudut. Hindari elemen-elemen bernuansa lengkung atau kurva. Jika tetap menginginkan elemen kurva, gunakanlah seminimal mungkin.
  4. Karena elemen dasar dari desain interior gaya industrial ini sudah kuat, dimana banyak motif dan permainan warna kontrasnya, maka gunakan seminimal mungkin aksesoris ke dalam ruang.yang dapat Anda lakukan adalah jaga sebaik mungkin supaya ruang didalamnya tidak terkesan berantakan. Anda dapat memilih furnitur yang bergaya kontemporer, misalnya aksesoris dengan seni abstrak, aksesoris dari struktur logam bekas,atau bahan-bahan bekas yang kemudian dipoles kembali sehingga tampilannya menjadi menarik. Unik, maskulin, dan memiliki karakter khas dari pemilik bangunan yang akan ditonjolkan dalam desain interior gaya industrial ini.
  5. Baik kolom maupun struktur lain seperti pada atap pada gaya industrial ini biasanya dibiarkan terbuka. Meskipun terbuka, dengan permainan material industrial didalamnya akan memberi kesan yang unik. Selain itu salah satu yang khas dari gaya ini adalah batu baya yang sengaja dibiarkan terbuka. Tekstur dari batu bata ini ada yang sengaja tidak dicat, namun ada pula yang mengecatnya menjadi warna yang lebih cerah seperti putih dan warna-warna teduh. Untuk lantainya, pilih lantai dengan kesan yang kuat seperti lantai kayu dan lantai beton.
  6. Tata letak yang terbuka dapat Anda aplikasikan kedalam gaya industrial. Bila kita kilas balik dari sejarah perkembangan gaya industrial yang berasal dari pabrik, Gudang, loteng, dimana kesemua itu memiliki karakter yang open space, maka untuk memunculkan kesan yang kuat adalah dengan membuat ruangan menjadi lebih terbuka. Jangan biarkan perabot-perabot menutupi ruangan Anda karena akan memberi kesan sempit. Buat jalur sirkulasi pergerakan manusia selebar mungkin.
  7. Agar desain interior gaya industrial semakin terasa, aplikasikan lebih banyak elemen kayu dan logam. Gaya industrial merupakan percampuran antara gaya lama dengan gaya baru. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menyilangkan elemen kayu dengan logam. Ada berbagai cara untuk menciptakan kedua elemen ini menjadi artistic. Pada elemen kayu, daripada mencari barang baru, pilihlah furnitur atau barang yang memiliki nilai sejarah. Sedangkan untuk elemen logam Anda dapat memilih barang-barang antik seperti pada kursi, rak, dan perlengkapan lainnya.
  8. Pencahayaan dalam gaya industri ini dapat dicapai dengan berbagai macam bentuk. Supaya ruangan menjadi menarik, pilih lampu-lampu old vintage. Lampu yang paling populer digunakan hingga saat ini salah satunya adalah lampu Edison (lampu bohlam), yaitu lampu dengan pancaran warna kuning-oranye yang hangat. Namun jika ingin berhemat, saat ini sudah banyak lampu LED yang menyerupai lampu Edison, dengan warna pancaran sesuai yang Anda inginkan. Bentuk lampu gaya industrial yang paling populer digunakan adalah jenis lampu track. Lampu ini biasanya sering ditemukan pada kafe-kafe yang menerapkan gaya industrial. Namun tidak ada salahnya jika ingin diterapkan kedalam ruangan Anda. Selain itu, floor lamp juga sering diterapkan dalam gaya desain industrial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Gratis