8 Opsi Material Sekat Ruangan dan Inovasi Desain-nya

Sekat ruangan atau partisi berfungsi untuk membagi dan membatasi ruang yang digunakan untuk mendefinisikan ruangan yang memiliki fungsi atau zona yang berbeda didalam hunian. Sekat ruangan ada yang bersifat permanen ataupun tidak. Permanen artinya sekat sudah fix dan tidak bisa digeser tanpa melalui pekerjaan petukangan seperti sekat ruang dari material seperti bata, hebel dan loster. Sekat permanen biasanya dipilih untuk membentuk ruangan utama didalam rumah dan mendefinisikannya secara tegas. Partisi tidak permanen biasanya digunakan untuk ruangan multifungsi ataupun untuk meningkatkan privasi ruangan. Partisi tidak permanen biasanya bersifat dapat dipindah (moveable) terbuat dari material yang lebih ringan seperti kayu non-solid, akrilik, kaca, plastik, metal atau material lainnya dengan roda pada kakinya untuk ia dapat bergerak.

Sekat ruangang juga akan menciptakan desain itu sendiri, karena itu penting untuk mempertimbangkan segi fungsi dan estetikanya. Dari segi estetika, ketebalan, warna, karakteristik material adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Dari segi fungsi, apakah tujuan dan aktifitas yang diinginkan terjadi didalam ruangan tersebut? dan lainnya. Berikut adalah beberapa material yang pupoler digunakan sebagai sekat ruangan!

1. Kaca dan Cermin

source: Officesnapshot.com via pinterest

Kaca dan cermin adalah salah satu pilihan sekat ruangan yang populer. Kaca dan cermin adalah sekat ruangan yang atraktif dan memberikan kesan luas terhadap ruangan. Biasanya partisi seperti ini populer digunakan didalam restaurant ataupun kantor. Selain memberi kesan luas dan tidak sesak, kaca dan cermin adalah material untuk meningkatkan gaya elegan, bersih, rapih dan elegan dalam interior anda. Kaca dapat dipasang pemanen ataupun dibuat menjadi partisi yang dapat dibuka, tutup atau putar. Perpaduan material kaca dengan frame metal juga meningkatkan kesan mewah terhadap ruangan. Cermin memberi ilusi ukuran ruang yang lebih luas. Kekurangan menggunakan kedua material ini sebagai sekat ruangan adalah perawatan dan pembersihannya yang sering. Karena permukaan yang licin dan bening akan lebih jelas dan tidak estetik jika kotor atau kusam. Selain ini dibutuhkan struktur penyangga yang kuat dari segi keamanannya.

2. Gypsum Board / DryWall

Casa En La Montana by David Guerra via Archdaily.com

Papan gypsum atau yang biasanya disebut dinding drywall juga adalah pilihan yang sering digunakan untuk mencapai segi fungsi yang maksimal sebagai sekat ruangan. Partisi jenis ini digunakan untuk menciptakan privasi dan definisi ruang yang lebih tegas. Drywall adalah dinding dengan papan gipsum dan rangka baja ringan, memiliki ruang didalamnya sebagai tempat kabel listrik terpasang. Selain kebutuhan privasi, partisi ini juga cocok untuk membatasi ruang yang berbeda fungsi satu sama lain. Misalnya antara kamar dan dapur dan lainnya. Biasanya sekat ruangan jenis ini populer digunakan di perkantoran. Untuk membatasi antar ruang atau antar unit kantor / PT yang berbeda didalam 1 lantai yang sama.

3. Besi Nako

G+F Architect via Interior Design.com

Besi nako biasanya digunakan sebagai partisi ”transparan” atau untuk meleburkan batasan kaku antar ruangan namun tetap memberi definisi area. Besi nako yang berbentuk bulat ini biasanya banyak digunakan dalam gaya interior industrial dan atau natural yang banyak melakukan ekspos material. Material ini bersifat kaku namun ringkih karena tipis diameternya, karena itu memerlukan struktur penguat pada lantai atau dindingnya agar tidak goyang terlalu banyak saat disentuh. Besi nako biasanya dicat lagi sesuai warna interior yang diinginkan dan juga untuk menjaga permukaan dari karat dan korosi. Besi nako memberikan kesan maskulin terhadap ruangan, juga atraktif sebagai partisi bangunan modern.

4. Loster

source: Archdaily.com

Loster / roster memang termasuk material konvensional sebagai sekat ruangan namun dengan perpaduan yang tepat dan eksploratif, loster dapat meningkatkan nilai desain tersendiri yang membumi dan tidak lekang oleh waktu. Loster dijadikan pilihan menjadi sekat ruangan yang tetap ingin perputaran udara terjadi didalam ruangan. Jika diletakan pada sisi luar bangunan dengan orientasi yang tepat, pada jam-jam tertentu permainan cahaya yang atraktif dapat tercipta pada pantulan dinding dan lantai dalam ruangan anda. Loster pun telah tersedia dalam varian material yang luas. Dari semen warna abu, material tanah liat warna terakota, bahkan loster keramik untuk mencapai hasil desain yang lebih elegan dan bersih pun anda. Kekuranganya, menggunakan loster dapat membuat debu debu mudah terperangkap, karena itu piih lah model desain loster yang tidak terlalu rumit dan lebih mudah dibersihkan.

5. Hebel / Bata Ringan

source: Dwr.com

Hebel atau bata ringan warna putih atau abu adalah pilihan sekat ruangan yang minim budget. Material ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan bata merah yang konvensional. Walaupun demikian, hebel memerlukan pemasangan yang rapih dan konstruksi yang kuat agar bersih dan tahan lama digunakan.  Hebel unggul dari bata dari segi ukuran dan perisisi dimensinya, sehingga plesterana atau aci dapat lebih sedikit dibandingkan volume plesteran atau aci dinding bata merah. Hebel berfungsi untuk membuat sekat ruangan yang permanen dan membuat ruangan menjadi lebih privat. Namun dalam beberapa eksplorasi, hebel dapat disusun menjadi partisi berlubang seperti yang ada pada gambar. Untuk membuat desain partisi yang leboh atraktif. Permanen namun tidak terlalu privat.

6. Bata Merah

source: Archdaily.com

Memiliki fungsi partisi yang hampir mirip dengan material hebel bahkan telah lebih lama digunakan, begitulah sifat dinding mata merah sebagai sekat ruangan. Dinding bata konvensional namun tidak lekang oleh waktu. Menciptakan karakteristik tersendiri dari segi value desain. Bukan hanya partisi namun juga tampilan eksterior ruang akan menjadi lebih estetik dengan dinding bata.  Dinding bata yang diekspos biasanya populer digunakan dalam bangunan resort ataupun villa di kota-kota turis. Permainan pasangan bata pun dapat di eksplorasi sedemikian rupa hingga menciptakan tampilan yang lebih modern dan elegan. Seperti model pemasangan pola heringbone pada contoh foto diatas yang pastinya akan meningkatkan nilai desain dan properti anda.

7. Laser Cut Metal

source: Miles and Lincoln.com

Model Partisi ini sarat digunakan pada bangunan publik seperti hotel ataupun kantor juga restaurant dan kafe. Pengertian material ini adalah bidang metal yang berbentuk pola dan tekstur sedemikian rupa yang dipotong dengan alat laser sesuai desain yang diinginkan. Jenis material ini rata-rata bersifat pre-fabrikasi atau proses pembuatan di pabrik terlebih dahulu dan hanya tinggal dipasang di lapangan. Metal sebagai partisi ruangan cukup kuat untuk mendefinisikan fungsi ruang, membatasi jarak pandang dan meningkat perivasi. Karena tampilannya yang tipis dan ringan, sekat ruangan ini juga cocok untuk ruangan yang tidak terlalu luas.

8. Kayu

source: The Ultralinx.com

Tentu saja kayu. Salah satu material yang mudah dan sering digunakan sebagai bagian apapun didalam hunian anda. Kayu juga memiliki tipe dan jenis harga yang beragam yang dapat menyesuaikan dengan biaya desain juga fungsi yang diinginkan. Partisi atau sekat ruangan dari kayu dapat dibuat solid dan tinggi level privasinya atau yang berupa ruas-ruas garis seperti pada gambar. Ruas-ruang kayu tinggi panjang tersebut disebut juga ‘louvre’ atau kisi-kisi dalam bahasa indonesia. Selain meningkatkan segi estetika ruangan, partisi kayu ini sangat cocok untuk ruangan yang ridak luas. Partisi ini cocok untuk hampir semua gaya interior, namun lebih khusus lagi, gaya scandinavia, japanese, etnik dan rustic.

Setelah membaca beberapa ulasan mengenai berbagai tipe sekat ruangan diatas, adakah yang paling menarik hati dan paling sesuai dengan fungsi yang anda ingin capai? Tinggalkan komentar dibawah ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Gratis